Strategi Mengerjakan Semua Soal UN 2017 dengan Mudah!

[metaslider id=202]

Berikut ini adalah beberapa tips dan trik mengerjakan soal-soal UN 2016 yang berlaku untuk seluruh mapel UN, baik soal UN SMP, ataupun soal UN SMA. Serta, sedikit tambahan metode atau cara cepat untuk mengerjakan soal UN matematika 2016.

Fakta UN 2016

Quipperian perlu tahu beberapa fakta yang harus diketahui terlebih dulu terkait dengan soal UN tahun 2016:
  • Soal Ujian Nasional 2016 berbentuk multiple choice. Ini berarti se-blank-blank-nya pikiran kalian masih tetap bisa menjawabnya.
  • Sistem penilaiannya menggunakan benar salah. Maksudnya adalah benar mendapat skor, salah tidak mendapat skor. Ini berarti tidak ada pengurangan skor saat kalian salah menjawab.
  • Jumlah soal 40 atau 50 dengan waktu pengerjaan selama 120 menit. Dengan kata lain rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menjawab satu soal adalah 2 – 3 menit.
  • Soal-soal UN dibagi menjadi 3 tingkat kesukaran: kelompok soal-soal mudah kurang lebih sebanyak 10%, soal-soal dengan tingkat kesukaran sedang sekitar 70%, dan soal-soal kategori sulit sebanyak 20%an.
Itulah beberapa fakta tentang soal UN yang harus dipahami terlebih dahulu karena akan berkaitan erat dengan strategi yang akan ditempuh dalam mengerjakan soal Ujian Nasional.

Strategi Jitu untuk Menghadapi UN 2017

Strategi yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Siapkan Identitas Diri dengan Lengkap

Lima belas menit sebelum ujian dimulai kalian akan dipersilahkan untuk mengisi identitas diri. Kerjakan dengan teliti dan hati-hati karena ada beberapa kasus yang gagal lulus UN gara-gara pengisian identitas yang tidak tepat.

Lewati Soal yang Susah dan Beranjak ke yang Mudah Terlebih Dahulu

Sesaat setelah soal dibagikan dan waktu mengerjakan sudah dimulai segera kalian baca soal nomor 1 dengan cepat. Sekiranya kalian dapat menemukan jawabannya, silakan tandai pada pilihan jawaban yang menurut kalian benar, kemudian lanjutkan ke nomor berikutnya.

Jenis-Jenis Soal Ujian Nasional dari Tahun ke Tahun

Jika ternyata kalian tak punya gambaran jawaban yang benar, maka jangan terpaku pada soal itu, tetapi segera tinggalkan dan beralih ke nomor berikutnya. Demikian seterusnya sampai ke soal yang terakhir.

Strategi seperti ini akan menghindarkan kalian dari kehabisan waktu ketika belum sempat menjawab soal-soal yang sulit.

Buat Prioritas Soal yang Harus Dijawab

Berikutnya ketika kalian kembali mencoba menjawab soal ujian dari awal. Namun, untuk soal yang sudah kalian jawab pada saat fase pertama tidak usah dibaca lagi.

Cukup selesaikan soal-soal yang tadi belum terjawab. Analisis pilihan jawaban dan kalau mungkin persempit kemungkinan jawaban yang benar hingga tinggal 2 pilihan saja.

Selanjutnya cobalah mengingat-ingat lagi teori/rumusnya. Jika tetap tidak ingat maka gunakan logika atau penalaran kalian. Pilihlah jawaban yang ‘sreg‘ atau pas di hati.

Sampai di sini yang tersisa adalah soal-soal yang sulit, yang tidak ada gambaran sama sekali untuk mengerjakannya serta tidak bisa dipersempit kemungkinan pilihan jawabannya. Ini adalah strategi pamungkas yang sebenarnya tidak dianjurkan, karena kemungkinan memilih jawaban yang benar tidak cukup besar.

Sebelum kalian melakukan strategi ini, salinlah terlebih dahulu jawaban-jawaban dari soal yang sudah kalian kerjakan di awal ke dalam LJK. Setelah itu analisislah jawaban yang sudah tercantum pada LJK.

Hitung jumlah jawaban yang sudah dikerjakan per option dan pilih option yang paling sedikit. Misal jawaban B adalah yang paling sedikit, maka semua soal yang belum terjawab kalian isi dengan B semua.

Strategi ini ditempuh dengan asumsi bahwa distribusi kunci jawaban menganut distribusi normal, ketika rata-rata per option adalah jumlah seluruh soal dibagi jumlah option +- 3.

Tinggalkan Balasan